Wednesday, December 24, 2014

A. Pengertian Bisnis dan Jenisnya
     
1. PENGERTIAN BISNIS

Dalam Ilmu Ekonomi bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.


2. JENIS - JENIS BISNIS

1. Monopsoni
       Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.
Contohnya : hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta api di Indonesia yaitu, PT.KAI

2. Monopoli 
       Monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap.

3. Oligopoli 
       Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

 Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

4. Oligopsoni
      Oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas. 


B. Tujuan kebijakan Bisnis

1.      Melindugi usaha kecil dan menengah
         Kebijakan bisnis di buat untuk melindungi usaha kecil dan menengah.

2.      Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
         Melakukan bisnis atau usaha di Negara Kita ini memilik aturan, dan itu diharuskan.

3.      Melindungi konsumen
         Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen.

4.      Pendapatan Pemerintah
         Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah            yang sering Kita sebut dengan devisa.


C. Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar


1. Definisi Sistem Perekonomian menurut para ahli:

      Menurut Dumairy,  sistem perekonomian adalah sistem yang melakukan pengaturan dan menghubungkan ekonomi antara manusia dengan serangkaian kelembagaan pada suatu tatanan kehidupan.
       Menurut Sheridan, sistem perekonomian mengacu pada cara seseorang melakukan kegiatan ekonomi dalam pencarian kebahagiaan pribadi.
       Menurut Sanusi, sistem perekonomian adalah suatu organisasi yang dibentuk dari sejumlah lembaga atau pranata (ekonomi, gagasan, dan sosial) yang mempengaruhi satu sama lain dengan ditunjukan ke penanganan masalah pokok dari segala kegiatan perekonomian, baik itu produksi, konsumsi maupun distribusi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian Sistem Perekonomian secara umum yaitu strategi suatu negara yang bertujuan mengatur kehidupan ekonomi untuk mewujudkan kemakmuran bagi rakyatnya maupun negara itu sendiri.

Jenis – jenis Sistem Perekonomian:

a.  Sistem Perekonomian Tradisional
Pada sistem perekonomian ini, seseorang bekerja hanya demi memenuhi kebutuhan pokok dirinya sendiri atau keluarganya. Tujuan utama dari sistem perekonomian ini adalah untuk bertahan pada tradisi yang sudah turun temurun. Sistem ini masih menggunakan sistem barter dan teknologi yang dipakai masih sederhana.

b. Sistem Perekonomian Liberalis Kapitalis
Sistem perekonomian ini merupakan sistem yang memberi kebebasan bagi para pelaku ekonomi untuk melaksanakan kegiatan yang terbaik untuk kepentingan individual atau sumber-sumber daya ekonomi atau faktor produksi.

c. Sistem Perekonomian Sosialis Komunis
Pada sistem Perekonomian ini, negara menguasai sumber daya ekonomi atau faktor produksi. Penekanan negara yang menerapkan sistem perekonomian sosialis komunis adalah kebersamaan rakyat dalam melaksanakan dan mengembangkan perekonomian.

d. Sistem Perekonomian Campuran
Sistem perekonomian ini merupakan gabungan logis dari ketidaksempurnaan dari sistem perekonomian liberalis kapitalis dan sistem perekonomian sosialis komunis.

2. Definisi Sistem Pasar:
Sistem ekonomi pasar sering disebut juga sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan terbebas dari campur tangan pemerintah.

Ciri- ciri Sistem Pasar:
1.       Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
2.       Peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil

3.       Setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi


D. Kesempatan Bisnis/Usaha

Setiap orang memiliki kesempatan untuk berbisnis, namun yang membedakan adalah seberapa besar usahanya, seberapa ulet dia menekuni bisnisnya baik dalam keadaan suka maupun duka. Banyak masyarakat diluar sana, yang memiliki kemampuan berbisnis, tapi tanpa adanya kreativitas dan kerja keras, maka kemampuannya akan sia-sia. Beberapa celah untuk memulai bisnis adalah :

1. Penuhi Kebutuhan Konsumen
2. Jual Keunikan                               
3. Buka Kantor
4. Jual Ketrampilan
5. Jalankan DS/MLM
6. Beli Waralaba


E. Unsur-Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi

1. Keinginan Manusia
Keinginan manusia timbul karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya.

2. Sumber-Sumber Daya
Dalam ekonomi, sumber daya dibutuhkan untuk memenuhi keinginan-keinginan manusia. Sumber daya dapat dikatakan sebagai faktor-faktor produksi. Sumber sumber daya ada yang disediakan oleh alam ada juga yang dibuat oleh manusia untuk memproduksi barang dan jasa.

3. Cara-Cara Berproduksi
Pada umumnya pembuatan suatu barang merupakan diluar bidang ekonomi, tetapi persoalan barang-barang atau jasa-jasa yang harus diproduksi, berapa banyak yang harus diproduksi , dan cara apa yang dilakukan untuk memproduksi barang maupun jasa dengan meminimalkan pembiyaan merupakan bidang ekonomi dan harus diperhatikan oleh ahli-ahli ekonomi.


F. Hakikat Bisnis

         Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia ( produk atau jasa ) yang bermanfaat bagi masyarakat. Businessman (Seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayani secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.

G. Mengapa Belajar Bisnis

      Peluang kesuksesan berada di sekitar kita, tergantung bagaimana usaha serta kreativitas kita untuk meraihnya. Salah satu tujuan untuk mempelajari bisnis adalah untuk meningkatkan kemampuan berbisnis, meraih keuntungan dalam berbisnis serta mengetahui masalah-masalah yang akan dihadapi di dalam dunia berbisnis. Kreativitas dan keberanian yang tak ada batasnya menjadikan kita terus berinovasi dan berevolusi demi meningkatnya keuntungan.



http://iwaragill.blogspot.com/2012/12/pengertian-bisnis-dan-jenis-jenis-bisnis.html











Mini Mine . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates